Selasa, 12 November 2013

Emping Jagung yang Mendunia Cita Rasanya

Kenapa Emping Jagung disukai Warga Dunia....??
Jagung merupakan komoditi tanaman pangan yang sangat mudah untuk dibudi

dayakan sepanjang musim, baik di musim penghujan maupun di musim kemarau yang terpenting kebutuhan air tercukupi.
Dari kondisi tersebut ketersediaan akan produksi jagung sepanjang waktu tetap tersedia dan memadai sehingga para pengrajin ( Home Industri Pengolah Jagung ) tidak akan mengalami kesulitan dalam hal kontinuitasnya.
Sebagian besar pendapatan petani masih belum cukup untuk meningkatkan taraf hidup mereka, kenyataan ini disebabkan oleh menurunnya harga riil dari komoditas primer dan sempitnya kepemilikan lahan pertanian.
Sedangkan sebagian besar petani menjual dalam bentuk produk primer ( panen jual ), sehingga nilai tambah yang cukup tinggi masih dinikmati oleh pihak lain.
Jagung menjadi salah satu tanaman pangan dunia, jagung yang memiliki nama biologi Zea Mays ini sekarang tak hanya dijadikan sebagai sumber karbohidrat bagi sebagian besar masyarakat, namun juga mulai diolah menjadi beragam jenis makanan ringan.
Rasa manis pada biji jagung serta tekstur renyahnya ketika diolah menjadi aneka jenis makanan ringan, menjadikan camilan jagung cukup digemari kalangan masyarakat luas.
Jika sebelumnya masyarakat dipedesaan menjadikan jagung sebagai makanan pokok pengganti nasi, maka kini banyak masyarakat kita yang menjadikan jagung sebagai makanan selingan di waktu-waktu santai. Beragam jenis camilan jagung seperti misalnya popcorn, marning, emping jagung, serta sweet corn, kerap menjadi alternatif makanan ringan untuk menemani waktu santai bersama keluarga.
Sehingga tidak heran bila sekarang ini aneka macam camilan jagung tak hanya renyah dikonsumsi kalangan masyarakat luas, namun juga mendatangkan banjir untung bagi para pelaku bisnisnya.
Banyaknya kandungan karbohidrat serta nutrisi yang terdapat pada biji jagung, menjadikan aneka camilan jagung tak hanya lezat untuk dikonsumsi namun juga memberikan banyak manfaat bagi para konsumennya.
Kelebihan inilah yang menjadikan aneka camilan jagung digemari konsumen dari berbagai kalangan masyarakat, baik itu dari kalangan middle class maupun dari kalangan konsumen menengah ke bawah.
Biasanya untuk jenis camilan popcorn dan sweet corn, lebih disukai kalangan anak muda.
Tak heran bila produk camilan jagung tersebut banyak dipasarkan para pelaku usaha di pusat perbelanjaan maupun di sekitar lokasi bioskop.
Sedangkan untuk camilan marning jagung dan emping jagung lebih dominan digemari kalangan dewasa ataupun orang tua.
Cita rasanya yang gurih dan teksturnya yang renyah menjadikan marning dan emping jagung sebagai teman asyik untuk menikmati secangkir teh panas bersama keluarga tercinta.
Tidak hanya itu saja, camilan marning dan emping jagung belakangan ini juga dipilih para wisatawan sebagai alternatif oleh-oleh ketika mereka berkunjung ke kawasan wisata maupun daerah-daerah penghasil jagung.
Akhir-akhir ini ada sebagian orang dengan alasan kesehatan harus merubah pola makan, dalam hal menu makan yang rendah kalori dan rendah kolesterol diantaranya adalah bahan pangan berupa Jagung.
Dengan demikian produk olahan dari bahan baku jagung semakin diminati oleh masyarakat, lebih – lebih apabila dalam proses produksinya mulai dari sejak budidaya sampai proses pengolahan selalu menggunakan kaidah alami atau organik.
Proses mengolah makanan yang bisa dilakukan tanpa dengan menggunkan bahan kimia sintetis salah satunya adalah produk berupa Emping Jagung.
Membuat emping jagung bisa dilakukan melalui proses sederhana atau cara alami dengan tanpa menggunakan bahan kimia / sintetis yang bisa membahayakan manusia dan lingkungan baik secara langsung maupun tidak langsung.
Di jaman yang serba instant ini sebagian kalangan masyarakat sadar akan pentingnya memilih,memilah dan mengkonsumsi bahan makanan yang bermanfaat bagi kesehatan dan tidak menimbulkan kerusakan lingkungan.
Guna mencukupi akan kebutuhan dan manfaat bagi kesehatan manusia serta pemenuhan gizi maka emping jagung merupakan salah satu prodak yang aman dikonsumsi, untuk itu sebaiknya kita bisa mengenal dan bahkan memproses secara sendiri.
Adapun cara pembuatan Emping Jagung secara sederhana adalah sebagai berikut :
A. BAHAN :
> Jagung
> Kapur/Gamping
> Bumbu ( Bawang putih,Garam)
> Minyak Goreng yang berkualitas
B. A L A T  :
> Mesin pengepres Emping
> Panci
> Dandang/Pengukus
> Idek/Alat penjemur
> Panci Baskom
> Wajan
> Plastik pengemas
PROSES PEMBUATAN :
1. Seleksi Bahan Baku (jagung)
 - Agar diproleh jagung yang berkualitas ( Seragam dan bersih dari kotoran )
 - Seleksi dilakukan sejak sebelum dilakukan pemipilan ( Glondong )
 - Untuk jagung yang sudah jadi biji / ose menggunakan irik ( tempat dr bambu )
2. Perendaman
 - Perendaman dilakukan lebih kurang 24 jam
 - Tujuan perendaman untuk mempercepat perebusan
3. Perebusan I
 - Dalam perebusan pertama ini dengan penambahan air kapur lebih kurang 10 %
 - Perebusan dilakukan selama lebih kurang 2,5 jam tergantung jumlah jagung dan kualitas api
 - Selalu dilakukan pengadukan ( Jangan sampai ngintip / gosong )
 - Tambahkan air pada tempat perebusan apabila air berkurang
4. Pencucian
 - Jagung yang sudah direbus segera dicuci dengan menggunakan air bersih
 - Pencucian hingga kapur benar-benar tidak terasa baunya
5. Perebusan / Pengukusan II
 - Lama Perebusan 2,5 Jam sedangkan kalau dikukus selama 4 jam
 - Pada sesi ini bisa langsung dimasukan bumbu
6. Pengepresan / pengeplatan
 - Untuk mendapatkan emping jagung yang berkualitas maka proses 1 s/d 5 harus tepat
 - Jagung yang sudah masak didinginkan
 - Masukan ke mesin pengepres sedikit demi sedikit
7. Penjemuran
 - Lama Penjemuran lebih kurang 8 jam tergantung intensitas penyinaran
 - Penjemuran menggunakan wadah berupa widik / Rigen ( nampan dari bambu ) yang diletakan diatas para-para
8. Seleksi
  - Jagung yang sudah kering perlu diseleksi dengan cara diayak dengan menggunakan irik ( Wadah dari Bambu )
 - Seleksi ini untuk menentukan kualitas / Grading
 - Sebaiknya menggunakan irik dari bambu
9. Pengepakan
 - Emping Jagung yang sudah kering dikemas sesuai kebutuhan
 - Sebaiknya digunakan plastik dengan ketebalan 0,8 mm
10. Penggorengan
 - Sebaiknya menggunakan minyak goreng yang berkualitas agar diperoleh hasil yang bermutu
 - Cukup menggunakan satu wajan
 - Agar diperoleh kualitas yang seragam , sebaiknya cara memasukan jagung ke minyak yang sudah mendidih sedikit demi sedikt sesuai dengan Volume minyak di wajan
 - Untuk bumbu berupa balado,atau sejenis nya sebaiknya dilakukan setelah penggorengan atau keadaan emping jagung masih panas, agar bumbu meresap.
11. Pengemasan dan Pemasaran
 - Pengemasan atau Packing disesuaikan dengan selera dan permintaan pasar atau konsumen
 - Pengemasan dengan menggunakan merk atau label yang sesuai dengan ketentuan dari Departement Kesehatan dan Perindustrian. (Busa)
Nah kalau yang minat Peluang Usahanya tetapi tidak Sempat Memproduksi sendiri Emping Jagung nya, maka bisa bersinergi dengan kami INDOSNACK-Ambarawa
https://www.facebook.com/groups/518194624893866.
Cara nya cukup Beli ke Kami Emping Jagung Curah, dan nanti bisa di kemas sendiri dengan menggunakan Label Merk Sendiri atau bisa juga Beli Emping Jagung Mentah dari kami selanjutnya di goreng dan di Bumbui Balado yang Pedas nya ber Level...
Sesuai kesukaan Anak-anak Muda saat ini.
Di jamin Prospeknya masih sangat Luar biasa.....
kalau tidak percaya coba beli skala Sample dulu ke Kami dalam kemasan Ball isi 5 kg.
Yang berminat dan serius ingin menjadi Wirausahawan silahkan SMS ke Kami di 085 626 64389 ( 3007F6E9 ) atau.....
Bisa lihat-lihat dulu di https://www.facebook.com/groups/518194624893866.
Saya tunggu Sharing & Sinerginya semoga Bermanfa'at untuk Kita Bersama.
Salam Sukses penuh Berkah selalu,

3 komentar: